Kepuasan hidup atau biasa disebut dengan kebahagian timbul dari pemenuhan
kebutuhan harapan. Kebahagian dan ketidak bahagiaan hidup bersifat subjektif,
hal terbetuh diperoleh dari intropeksi atau retorpeksi diri. Fakta yang penting
tentang kebahagiaan :
-
Esensi
kebahagiaan. Beberapa esensi kebahagiaan atau keadaan kesejahteraan atau
kepuasan, seperti sikap menerima (acceotance), kasih sayang (affection), dan
prestasi (achievement) seperti yang digambarkan oleh shaver dan freedman. “
kebahagiaan lebih merupakan masalah bagaimana anda memandang keadaan anda dari
bukan apa keadaan itu. Kebahagiaan lebih bergantung pada sikap menerima dan
menikmati keadaan orang lain dan apa yag dimilikinya, dipertahankan
keseimbangan antara harapan dan prestasi”
Semua sangat berhubungan, seperti cinta merupakan hasil normal dari sikap menerima orang lain, prestasi berhubungan dengan tercapainya tujuan seseorang. Kerja keras, kompetensi dan pengorbanan pribadi menjadi prestasi sendiri.
- Kebahagiaan relatif, tergantung dari pengalaman-pengalaman yang dijalani.
- Kebahagian berbeda-beda menurut waktu dalam rentan kehidupan berlainan.
- Kebahagiaan pada usia tertentu tidak menjamin kebahagian pada usia-usia selanjutnya, jadi kebahagiaan bersifat tergantung pada keberhasilan seseorang mencapai penyesuaian tertentu.
- Pada setiap usia ada perbedaan sex dalam hal kebahagiaan.
- Pada setiap usia ada hambatan-hambatan untuk mencapai kebahagiaan bersifat subjektif dan ada yang disebabkan oleh lingkungan, kesehatan yang buruk, keterbatasan kemampuan mental dan harapan-harapan yang tidak realistis.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBAHAGIAAN
- Kesehatan
- Daya tarik fisik
- Tingkat otonomi
- Kesempatan-kesempatan interaksi di luar keluarga
- Jenis pekerjaan
- Status kerja
- Kondisi kehidupan
- Pemilikan harta benda
- Keseimbangan antara harapan dan pencapaian
- Penyesuaian emosional
- Sikap terhadap periode tertentu
- Realism atau kemampuan dari konsep diri dan konsep peran

Tidak ada komentar:
Posting Komentar