A. FAKTA YANG PENTING TENTANG
PERKEMBANGAN
Beberapa fakta pada pola berkembangan tertentu yang bersifat prudamental
dapat diramalkan harus dipertimbangkan.
-
Dasar-dasar
permulaan adalah sikap kritis.
Fakta pertama adalah sikap, kebiasaan, dan pola perilaku yang dibentuk
selama tahun-tahun pertama sangan menentukan seberapa jauh individu tersebut
berhasil menyesuaikan diri dalam kebidupan ketika mereka bertambah tua untuk
menyesuaikan diri pribadi maupun sosial . Pola-pola pertama cenderung mapan
bukan berarti tidak berubah. Ada tiga kondisi dimana perubahan cenderung
terjadi. Pertama, perubahan yang terjadi apabila individu memperoleh bantuan
atau bimbingan untuk membuat perubahan. Kedua, perubahan cenderung terjadia
apabila
-
Peran
kematangan dan belajar dalam perkembangan.
Fakta kedua adalah bahwa kematangan sangat penting dalam perkembangan.
Kematangan adalah keterbukanya sifat-sifat bawaan individu. Dalam fungsi
phylogenetik, fungsi-fungsi yang lazin ditemui pada manusia seperti rangkak,
duduk, dan berjalan perkembangan berasal dari kematangan.
Belajar adalah perkembangan yang berasal dari latihan dan usaha pada
pihak individu. Dalam fungsi ontogenetik, fungsi-fungsi yang khusus pada
individu seperti menulis, mengemudi atau berenang.
-
Perkembangan
mengikuti pola yang tertentu dan yang dapat diramalkan
Fakta ketiga, bahwa perkembangan mengikuti pola tertentu yang dapat
diramalkan. Misalya perkembangan fisik, motor, bicara, dan perkembangan
intelektual. Pola perkembangan fisik menggambarkan hukum anak perkembangan yang
disebut hokum cephalocaudal yang menetapkan bahwa perkembangan menyebar
keseluruh tubuh dari kepala ke kaki dan hukup proximodstal yang menerangkan
bahwa perkembangan menyebar keluar dari titik poros sentral tubuh ke
anggota-anggota tubuh.
Kondisi lingkungan sangat mempengaruhi perkembangan untuk meramalkan
setiap periode rental kehidupan.
-
Semua
individu berbeda
Fakta keempat, bahwa setiap individu berbeda, baik secara biologis maupun
genetis. Karena tidak ada dua individu yang memiliki sifat-sifat bawaan dan
pengalaman-pengalaman lingkungan yang sama. Perbedaan justru diperlukan dalam
perkembangan pribadi seseorang untuk memungkinkan kemajuan social.
-
Setiap
tahap perkembangan mempunyai perilaku karakteristik
Fakta kelima adalah bahwa setiap tahap perkembangan mempunyai pola
perilaku yang berkarakteristis. Pola-pola tersebut ditandai dengan periode
equilibrium. Apabila individu dengan mudah menyesuaikan diri dengan tuntutan
lingkungan dan akhirnya, berhasil mengadakan penyesuaian pribadi dan
penyesuaian sosial yang baik. Periode disequilibrium, apabila mereka mengalami
kesulitan dalam penyesuaian yang mengakibatkan penyesuaian pribadi dan
penyesuaian sosial buruk.
-
Semua
tahap perkembangan mempunyai risiko
Fakta keenam adalah setiap tahap perkembangan mempunyai resiko perkembangan
tertentu yang berasal dari fisik, psikologis atau lingkungan maupum
masalah-masalah penyesuaian yang tak terhindari.
-
Perkembangan
dibantu rangsangan
Fakta ketujuh adalah perkembangan dibantu oleh rangsangan yang terjadi
karena kematangan dan pengalaman-pengalaman lingkungan yang bisa membantu perkembangan
seoptimal mungkin. Penelitian terhadap usia lanjut mengungkapkan bahwa
rangsangay dapat membantu kemunduran fisik dan mental.
-
Perkembangan
dipengaruhi oleh perubahan budaya
Fakta kedelapan, bahwa perkembangan dipengaruhi oleh budaya. Karena perkembangan
individu dipengaruhi dan dibentuk untuk menyesuaikan dengan standar budaya dan
segala hal-hal yang ideal menurut lingkungan mereka.
-
Harapan
sosial pada setiap tahap perkembangan
Fakta kesembilan, bahwa terdapat harapan sosial untuk setiap tahap perkembangan.
Setiap kelompok budaya mengharapkan anggotanya menguasai keterampilan tertentu
dan memperoleh pola perilaku yang disetujui oleh semua tingkat usia sepanjang
rentan kehidupan.
Menurut havighurst (dalam Hurlock. Elizabeth:1980), tugas perkembangan
adalah “tugas yang muncul pada satu atau periode tertentu dari kehidupan
idvidu, yang jika berhasil akan menimbulkan rasa bahagia dan membawa kearah
keberhasilan dalam melaksanakan tugas berikutnya. Akan tetapi, kalau gagal.
Menimbulkan rasa tidak bahagia dan sulit menghadapi tugas berikutnya.” Tujuan
tugas dalam perkembangan diantaranya:
1. Sebagai petunjuk bagi individu untuk
mengetahui apa yang diharapkan masyarakat dari mereka pada usia-usia tertentu.
2. Dalam memberi motivasi kepada setiap
individu untuk melakukan apa yang diharapkan dari mereka oleh kelompok sosial pada
usia tertentu.
3. Penyesuaian diri kepada situasi baru
dan penyesuaian tingkatan ketegangan emosional.
Bahaya tugas-tugas perkembangan :
1. Harapan – harapan yang kurang tepat
pada lingkungan sendiri maupun individu. Contohnya keterbatasan fisik
2. Melangkahi tahap tertentu dalam
perkembangan yang mengakibatkan kegagalan meguasai tugas tertentu.
-
Kayakinan
tradisional akan manusia pada semua tingkatan manusia
Fakta kesepuluh adalah ada keyakinan tradisional akan manusia pada semua
tiangkatan manusia yang mempengaruhi penilaian orang lain dalam melakukan
evaluasi diri sendiiri, seperti cirri fisik dan psikologis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar