Pada awalnya psikologi
perkembangan mengkhususkan diri pada masalah usia dan tahapan-tahapan. Para
menyelidik terdorong untuk mempelajari usia yang khas dan tertentu dimana
terjadi tahap perkembangan. Sebagai besar riset dipusatkan kepada anak-anak
prasekolah, usia sekolah dan remaja. Baru kemudian riset diperluas kebawah,
pertama ke tahap kelahiran lalu ke pembuahan, dan selanjutnya keatas, ketahap
usia dewasa, usia lanjut, dan akhirnya usia pertengahan.
Ada dua alasan yang
terjadi pada perbedaan penekanan psikologi perkembangan, pertama penelitian
terhadap periode tertentu, sangat dipengaruhi oleh keingnan untuk memecahkan
masalah yang berkaitan dengan priode tersebut. Misalnya, riset mengenai usia
bayi dikembangkan dan disesuaikan pertumbuhan untuk bulan-bulan mendatang agar
bisa berkembang dengan baik.
Asalan kedua mengapa
lebih sulit mempelajari manusia pada tahap kehidupan tertentu daripada
tahapan-tahapan kehidupan lain. Misalnya usia dewasa dibandingkan dengan usia
prasekolah.
Pada saat ini akhi
psikologi perkembangan mempunyai enam tujuan pokok, yaitu :
1.
Menemukan
perubahan-perubahan apakah yang terjadi pada usia yang umum dank has dalam penampilan,
perilaku, minat, dan tujuan dari masing-masing periode perkembangan
2.
Menemukan kapan
perubahan-perubahan ini terjadi
3.
Menemukan
sebab-sebabnya
4.
Menemukan bagaimana
perubahan tu mempengaruhi perilaku
5.
Menemukan dapat
tidaknya perubahan-perubahan itu diramalkan
6.
Menemukan apakah perubahan
itu bersifat individual atau universal
A.
ARTI PERUBAHAN DALAM
PERKEMBANGAN
Perkembangan
berarti serangkaian perubahan progresif yang terjad sebagai akibat dari
kematangan dan pengalaman. Seperti dikatakan oleh Van den Daele dalam Elizabeth
B. Harlock (1980) “perkembangan berarti
perubahan secara kualitatif”. Pada dasarnya perkembangan bukan sekedar penambahan
tinggi badan atau peningkatan kemampuan seseorang, melainkan suatu proses
integrasi dari banyak struktur dan fungsi tubuh yang kompleks.
Pada proses
perkembangan pertumbuhan dan kemunduran saling bertentangan. Dari masa konsepsi
hingga masa kematian semua dialami manusia yang berubah drastis dan tak pernah
statis. Semenjak pembuahan hingga ajal selalu terjadi perubahan, baik dalam
fisik maupun kemampuan psikologis. Sekalipun mengalami perkembangan yang
kesinambunagn, perkembangan itu merupakan proses siklik dengan perkembangan
kemampuan-kemampuan dan kemudian akan menghilang, dan akan muncul kembali pada
usia berikutnya.
Seringkali pola
perubahan manusia mirip kurva bentuk lonceng, pada awalnya naik dengan
tiba-tiba, mendatar selama usia pertengahan, dan turun secara perlahan atau
mendadak pada usia lanjut. Pola ini tidak pernah satu garis lurus walau terjadi
periode stabil yang singkat atau berkepanjangan dalam perkembangan kemampuan
yang berbeda.
B.
TUJUAN PERUBAHAN DALAM
PERKEMBANGAN
Perubahan dalam
perkembangan bertujuan untuk memungkinkan seseorang menyesuaikan diri sendiri
dengan lingkungan dimana ia hidup. Untuk mencapai tujuan tersebut maka
seseorang harus merealisasi diri atau mengaktualisasi diri. Namun tujuan ini
tidak pernah stastis dan dapat dianggap sebagai dorongan untuk melakukan
sesuatu yang tepat untuk dilakukan, baik secara fisik maupun psikologis.
Realisasi ini
memainkan peranan penting dalam kesehatan jiwa, maka orang yang berhasil
menyesuaikan diri secara pribadi maupun social, harus mempunyai kesempatan
untuk mengungkapkan minat, dan keinginannya dengan cara yang memuaskan.
C.
TELAAH TENTANG
PERUBAHAN PERKEMBANGAN
Telah disebutkan
tentang perubahan dalam perkembangan selama masa anak-anak dan masa remaja
dilakukan secara luas, dan mendalam dibandingkan dengan perubahan-perubahan
yang terjadi pada usia lanjut. Banyak keyakinan-keyakinan tradisional yang kuat
tentang anak-anak dan remaja tidak berpengaruh terhadap riset. Perubahan yang
terjadi hanya dialami sebagian populasi kecil.
Seberapa penting
proses kematangan berdasarkan factor-faktor genetic memainkan peran dalam
menghasilkan perubahan perkemangan dibandingkan dengan tekanan-tekanan dan
pengalaman lingkungan yang menjadi pusat penelitian.
Dorongan yang
kuat untuk mengadakan riset tentang perubahan-perubahan perkembangan telah
memunculkan teori-teori baru tentang sebab dan akibat perubahan tersebut. Teori
tersebut tidak selalu didukung dengan kenyataan yang adekuat, dan riset-riset
yang dilakukan kebanyakan didorong untuk menyangkat atau membenarkan bahan yang
telah diakui dalam bidang psikologi.
D.
SIFAT TERHADAP
PERUBAHAN DALAM PERKEMBANGAN
Kebanyakan orang
cenderung beranggapan bahwa masa lalu lebih baik dari masa kini. Kebanyakan
anak remaja mengejar mereka saat menjadi belasan tahun, namun setelah tiba
saatnya mereka merindukan masa anak-anak. Sama halnya dengan seorang yang
mendambakan pensiun, apabila saatnya mereka berharap kembali ketahun-tahun
sebelumnya.
E.
FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI SIKAP TERHADAP PERUBAHAN-PERUBAHAN DALAM PERKEMBANGAN
1.
Penampilan diri,
perubahan-perubahan yang meningkatkan penampilan diri seorang akan diterima
dengan senang hari dan mengarahkan kepada sikap yang menyenangkan. Sehingga
seseorang akan berusaha menutupi segala perubahan yang mengurangi
penampilannya, agar tidak ditolak dilingkungan.
2.
Perilaku,
perubahan-perubahan perilaku memalukan yang terjadi pada usia pubertas dan usia
lanjut, hal tersebut akan berpengaruh pada sikap terhadap perubahan-perubahan
yang kurang menyenangkan. Contohnya, ketidak berdayaan masa bayi berkembang
secara bertahap menuju kemandirian masa kanak-kanan.
3.
Stereotip budaya, dari
media massa, orang memperajari budaya yang dikaitkan dengan berbagai usia untuk
menilai orang-orang dalam usia tersebut.
4.
Nilai-nilai budaya,
setiap budaya mempunyai nilai-nilai tertentu yang dikaitkan dengan usia-usia
yang berbeda, karena produktifitas maksimum yang dikaitkan dengan kemudahan
menjalani budaya tersebut.
5.
Perubahan peranan,
sikap terhadap orang dari bermacam usia yang dipengaruhi peran yang meraka
mainkan, seperti pensiun, menjanda, menikah.
6.
Pengalaman pribadi,
sikap ini memiliki pengaruh besar dalam perilaku individu dalam menghadapi
perubahan-perubahan yang terjadia dalam proses perkembangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar